
Pakaian hitam terasa lebih panas karena warna hitam menyerap lebih banyak energi dari cahaya dibandingkan warna-warna terang. Saat berada di bawah sinar matahari, cahaya mengenai permukaan pakaian. Sebagian cahaya dipantulkan, sedangkan sebagian lainnya diserap dan kemudian berubah menjadi panas.
Hitam Menyerap, Putih Memantulkan
Warna putih cenderung memantulkan sebagian besar cahaya yang masuk. Sebaliknya, warna hitam menyerap hampir semua panjang gelombang cahaya. Karena energi yang diserap lebih banyak, suhu permukaan kain hitam juga meningkat lebih cepat. Panas dari kain tersebut kemudian terasa pada kulit, terutama jika pakaian dipakai dalam waktu cukup lama di luar ruangan.
Coba Buktikan Sendiri
Hal ini sebenarnya mudah dirasakan. Coba letakkan dua kain, satu berwarna hitam dan satu berwarna putih, di bawah sinar matahari selama beberapa menit. Ketika disentuh, kain hitam biasanya terasa lebih hangat. Perbedaannya mungkin tidak selalu sangat besar, tetapi cukup jelas saat cuaca terik.
Bahan Kain Lebih Berpengaruh
Namun, warna bukan satu-satunya penyebab pakaian terasa panas. Jenis bahan juga sangat berpengaruh. Kain katun yang tipis masih memungkinkan udara bergerak dan keringat menguap. Sementara itu, kain sintetis yang tebal dapat menahan panas dan membuat tubuh terasa semakin gerah. Jadi, pakaian hitam berbahan tipis kadang masih terasa lebih nyaman dibandingkan pakaian putih yang bahannya tebal dan tidak menyerap keringat.
Ukuran dan Potongan Pakaian
Ukuran pakaian juga ikut menentukan. Baju yang longgar memiliki ruang untuk sirkulasi udara, sedangkan pakaian ketat membuat panas tubuh lebih sulit keluar. Itu sebabnya pakaian hitam yang longgar masih sering digunakan di daerah panas.
Kesimpulan
Kesimpulannya, pakaian hitam terasa lebih panas karena menyerap lebih banyak energi dari cahaya. Namun, rasa nyaman tetap dipengaruhi oleh bahan, ketebalan kain, ukuran pakaian, angin, kelembapan, serta lama seseorang berada di bawah sinar matahari. Karena itu, saat cuaca panas, pilihlah pakaian yang tipis, longgar, dan mudah menyerap keringat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Warna baju apa yang paling sejuk saat cuaca panas?
Warna terang seperti putih, krem, dan abu-abu muda karena memantulkan sebagian besar cahaya. Pilih juga bahan tipis yang menyerap keringat, seperti katun atau linen.
Kenapa orang di gurun sering memakai jubah hitam?
Jubah mereka longgar dan berlapis. Kain hitam memang menyerap panas, tetapi ruang udara di dalam jubah membuat panas terbawa angin sebelum sampai ke kulit.
Baca Juga
- Kenapa Es Batu Buatan Rumah Keruh? Penyebab dan Cara Membuatnya Bening
- Kenapa Nyamuk Lebih Sering Menggigit Orang Tertentu? Ini 5 Penyebabnya
- Kenapa Pintu Kulkas Sulit Dibuka setelah Baru Ditutup?