
Power bank sebaiknya tidak ditinggal mengisi semalaman, meskipun sebagian besar produk modern sudah dilengkapi sistem perlindungan otomatis. Sistem ini biasanya mampu menghentikan pengisian saat baterai sudah penuh. Jadi, secara teori, power bank tidak akan terus menerima daya tanpa batas.
Masalahnya, kondisi nyata tidak selalu sesederhana itu.
Kualitas power bank, kabel, adaptor, dan sumber listrik sangat berpengaruh terhadap keamanan. Power bank dari merek yang kurang jelas mungkin menggunakan komponen berkualitas rendah. Jika sistem pengaman gagal bekerja, perangkat dapat mengalami panas berlebihan, baterai mengembung, bahkan dalam kasus tertentu memicu kebakaran. Risiko seperti ini memang tidak selalu terjadi, tetapi tetap perlu diperhitungkan.
Mengisi daya semalaman juga membuat power bank berada dalam kondisi penuh terlalu lama. Baterai lithium-ion sebenarnya lebih nyaman digunakan pada tingkat daya menengah, bukan terus-menerus berada di angka 100 persen. Kebiasaan ini dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai, walaupun efeknya biasanya baru terasa setelah penggunaan cukup lama.
Kalau memang terpaksa mengisi power bank pada malam hari, letakkan perangkat di permukaan yang keras dan terbuka. Jangan menaruhnya di atas kasur, sofa, bantal, atau di bawah selimut karena panas dapat terperangkap. Pastikan kabel tidak rusak, adaptor sesuai, dan power bank tidak sedang menggembung atau mengeluarkan bau aneh.
Lebih baik lagi jika pengisian dilakukan beberapa jam sebelum tidur, lalu dilepas ketika kapasitasnya sudah penuh. Penggunaan stopkontak dengan timer juga dapat menjadi pilihan sederhana agar aliran listrik berhenti secara otomatis.
Jadi, apakah power bank boleh ditinggal mengisi semalaman? Bisa saja, terutama jika produknya berkualitas dan memiliki perlindungan pengisian. Namun, kebiasaan tersebut tetap kurang disarankan. Demi keamanan dan umur baterai yang lebih panjang, cabut power bank setelah daya penuh dan jangan membiarkannya mengisi tanpa pengawasan terlalu lama.